Keterangan Gambar : Kadisdikbud Kutim Mulyono agenda pembahasan program kerja tahun 2026 bersama DPRD Kutim
Makineksis.com, Kutai Timur - Demi memaksimalkan seputar rangkaian program pendidikan rencananya akan digelar Pembahasan rencana kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim tahun 2026 mulai digelar bersama DPRD.
Sejumlah program dievaluasi dan disesuaikan dengan pagu awal anggaran yang sudah ditetapkan. Salah satu fokus utama yang kembali disorot adalah pemberian insentif bagi guru honorer.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono mengatakan pada Selasa (29/11) 2025, bahwa pembahasan kali ini tidak hanya membahas program yang akan dijalankan tahun depan, tetapi juga mengevaluasi berbagai kebutuhan yang belum terakomodasi.
“Untuk berbicara program tahun 2026, tentunya kita sudah dikasihkan pagu awal. Itu yang disampaikan. Terkait apa-apa yang masih kurang,” terangnya.
Dari hasil pembahasan tersebut, salah satu kebutuhan penting yang akan diperjuangkan adalah tunjangan atau insentif bagi guru honorer.
“Yang pasti kita satu, mau terkait dengan yang belum terakomodasi adalah tunjangan atau honor, insentif untuk guru-guru honor. Itu yang paling utama. Selebihnya ya tentu disesuaikan,” ucapnya.
Mulyono menyebut total kebutuhan untuk mendukung pembayaran insentif tersebut mencapai sekitar Rp 69 miliar. Saat ini terdapat 3.700 guru honor di Kutim yang tersebar di sekolah negeri dan swasta.(adv/ Diskominfo Staper Kutim)
Tulis Komentar