Kilas Balik Sejarah Peradaban Islam Pamerkan Miniatur Benda Nabi Muhammad SAW Dan Mumi FiraunPengunjung Serasa Masuki Mesin Ruang Waktu Ke Zaman Para Rasul Nabi Si\

$rows[judul] Keterangan Gambar : Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman amati miniatur mumi Firaun saat digelarnya event pameran peradaban sejarah Islam

Makineksis.com, Kutai Timur -  Kian fokus Bupati Kabupaten  Kutai Timur (Kutim), drs H Ardiansyah Sulaiman M.Si  genjot beragam programnya

Seiring perjalanannya kepemimpinannya di tahun pertamanya 2025, ini alhamdulillah amanah dalam berkomitmen menunaikan janjinya kepada masyarakat

Berbagai sektor lintas pembangunan di Kabupaten Kutai Timur, kian diperjuangkan BupatI H Ardiansyah Sulaiman, selain itu  proaktif turun ke 18 kecamatan untuk dapat mendengar langsung usulan masyarakat yang dipimpinnya.

Pencapaian yang dilakukan tidak hanya sebatas visioner membangun dalam percepatan infrastruktur saja.

Dirinya terus menyukseskan banyak program diantaranya menggerakan roda perekonomian melalui pameran expo, UMKM dirangkai pesta rakyat dengan mendatangkan banyak band - band papan atas "kondang" asal ibu kota Jakarta yang diidolakan kalangan milenial Kutim

Sangat  beralasan, mengapa Bupati mengundang group band terkenal ? Hal ini untuk memberikan daya tarik masyarakat untuk beberbelanja (shopping) kuliner, Kerajinan, sekaligus  mempromosikan kebergaman seni dan budaya terutama membantu kalangan penggiat UMKM sehingga dagangnya laris terjual

"Alhamdulillah pembangunan, UMKM, Event HUT Kutim, panggung pesta rakyat, seni dan budaya, pendidikan, ketenagakerjaan, olah raga, kepemudaan, ketersediaan lahan baru TPU Sangatta Indah dan lainnya, sama - sama berjalan dengan sukses," terang bupati H Ardiansyah Sulaiman

Bupati H Ardiansyah Sulaiman mengatakan Ada juga pada bidang religi keagamaan, yang baru saja  dilaksanakan,  yang dibuka oleh Bupari, Minggu (16/11) 2025 di masjid Agung Al-Faruq, seputaran perkantoran bukti pelangi, Sangatta yakni pameran miniatur sejarah nabi Muhammad SAW.

Rasa bersyukur semakin bertambah di rasakan Bupati H Ardiansyah Sulaiman, pasalnya event pameran sejarah Islam tersebut,  antusias di padati  dari para murid  TK/ PAUD, SD, SMP, SMA/SMK

"Inilah harapan saya pameran miniatur replika seperti benda - benda sejarah peninggalan Nabi Besar kita Muhammad, Saw, seperti dipan tempat tidur sederhana, sorban, pedang, Alquran, sandal serta masih banyak lagi milik Rasul saat melaksanakan, si'ar Islam. Nah  Mumy Firaun juga ada ini sebagai pengingat bagi umat muslim sekalian, agar tidak sesat mengaku - ngaku sebagai tuhan, dipenghujung usia Firaun bersama rombongan pasukannya langsung diazab Allah Swt dengan ditenggelamkan di laut merah, Naudzubillah min dzalik," urai Bupati H Ardiansyah Sulaiman mengulas Islam

Seperti halnya, Kamis (20/11) 2025 MTS Cendikia Sangatta, sekolah tersebut menugaskan para murid belajar kelompok di area berlangsungnya pameran replika sejarah perjalanan Islam dimuka bumi. Terutama tak lama lagi mereka akan menghadapi ujian.

"Tapi selain itu, saya lihat juga banyak para orang tua membawa anak - anak, berekreasi di sentra pameran sejarah miniatur Islam. Alhamdulillahnya lagi terbukti dengan adanya agenda sekaligus  meramaikan masjid Agung Al faruq, walau asyik melihat pameran akan tetapi segenap umat muslim yang berkunjung  tidak meninggalkan perintah Aljah Swt tetap berkewajiban menunaikan shalat 5 waktu berjemaah," ujar Bupati H Ardiansyah Sulaiman

Bupati H Ardiansyah Sulaiman mengungkapkan pameran berlangsung selama dalam kurun waktu seminggu, terhitung Minggu (16/11)  sampai dengan Sabtu (21/11) 2025

"Miniatur replika sejarah peradaban penyebaran agama Islam di bawah perjuangan Nabi Muhammad SAW, membawa dampak luas si'arnya sampai juga di Kabupaten Kutim," ucap H Ardiansyah Sulaiman

Bupati menegaskan hebatnya lagi, berkat sentuhan maha karya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, sukses mengelola dan menata area pameran sejarah peradaban Islam, sehingga pengunjung pameran, seolah - olah seperti menggunakan mesin waktu kilas balik di zaman baginda besar Nabi Muhammad SAW

"Sekaligus memberikan nilai tembah, terutama bagi umat Islam yang belum berkesempatan apakah menunaikan ibadah umroh sampai dengan haji, sembari melihat situs sejarah Islam dapat terobati dengan adanya pameran yang baru saja berlangsung, kemungkinan karena rezekinya belum sepenuhnya diberikan Allah Swt, Inshallah  saya doakan saudaraku se -  umat muslim, langkahnya sampai juga nantinya ke Madinah atau tanah Suci Makkah, "Aamiin ya Rabbal 'Alamin", tandas Bupati
H Ardiansyah Sulaiman

Sementara Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutai Timur, Padliansyah, menjelaskan pameran memberikan manfaat edukasi ilmu agama Islam, mulai dari kisah Nabi Muhammad SAW  sampai dengan jasad "Laknatullah" Firaun yang menduakan Allah Swt

Menurutnya lagi, mengulas pengetahuan agama Islam, tak boleh sirna dan selalu menarik terus dibedah bagi kalangan generasi penerus bangsa khususnya hamba Allah Swt,  muslimin dan muslimah yang selalu  senantiasa di rahmati sang pencipta, diera modern dan terkini hingga saat sekarang

“Tahun ini kami mendapat amanah melaksanakan Pameran miniatur sejarah  dengan tema Jejak Peradaban Islam dari Nabi Muhammad  dan Rasulullah yamg dapat kami hadirkan di  Kutai Timur. Melalui miniatur, replika, ilustrasi sejarah kami ingin mengajak anak-anak dan kita semua untuk lebih memahami kebudayaan Islam,” ujarnya.

Padliansyah berharap terutama kepada segenap umat ciptaan Allah Swt, terlebih kalangan pelajar, pameran yang telah dilaksanakan tidak sekedar menampilkan secara apik seni replika saja.

"Akan tetapi yang terpenting memberikan efek positif sebagai sarana pembelajaran  masyarakat Kutai Timur yang beradab, religius,  berpendidikan,” tandasnya. (adv/Diskominfo Staper Kutim)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)