Keterangan Gambar : Para peserta Fishing Tournament Bupati Cup 2025 lalu
Makineksis.com, Kutai Timur - Melalui event Fishing Tournament Bupati Cup 2025 yang baru saja dilakukan sekaligus dalam mempersiapkan para atlet mancing mania khususnya asal Kutim dalam menghadapi turnamen memancing tingkat internasional pada 2028.
Sebelumnya, Bupati Kutai Timur (Kutim), H Ardiansyah Sulaiman melepas 65 tim peserta Fishing Tournament Bupati Cup 2025 di Pelabuhan Kenyamukan. Turnamen pemancingan yang digelar untuk keempat kalinya ini diikuti peserta dari berbagai daerah, termasuk Jakarta, Kendari, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.
Ketua DPK Asosiasi Permancingan Indonesia (APRI) Kutim, Husaifa menjelaskan, tahun ini jumlah peserta mencapai 65 tim dengan masing-masing tim terdiri dari lima orang. Seluruh peserta merupakan anggota yang terdaftar di Asosiasi Permancingan Indonesia (APRI).
“Ini adalah tahun keempat Bapak Bupati menyelenggarakan Fishing Tournament Bupati Cup. Turnamen ini sudah digelar sejak 2022, 2023, 2024, dan tahun ini 2025. DPK APRI Kutim bertindak sebagai pelaksana atau panitia,” jelas Husaifa saat diwawancarai terpisah via selulernya, Jumat (5/12) 2025.
“Spesies yang dilombakan antara lain kakap, tuna, kerapu, trakulu, tenggiri, dan barakuda. Ada kategori juara umum yang ditentukan dari akumulasi berat lima ekor ikan terberat, dan ada juga juara per spesies,” jelasnya.
Untuk kategori juara umum atau Piala Bupati, juara pertama berhak membawa pulang hadiah Rp30 juta, juara kedua Rp20 juta, dan juara ketiga Rp10 juta.
Sementara untuk juara per spesies, masing-masing kategori mendapat hadiah Rp6 juta. Terdapat pula kategori kapten terbaik yang meraih poin terbanyak.
Husaifa menekankan bahwa turnamen ini memberi dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat Kutim. Dari 65 tim yang turun, rata-rata biaya sewa kapal mencapai Rp6 juta per kapal yang ditanggung peserta sendiri.
“Dampak ekonominya luar biasa dan sangat sistematis. Mulai dari penyewaan 65 kapal, pembelian umpan ikan, es batu, peralatan pancing di toko-toko lokal, hingga penginapan. Semua sektor UMKM bergerak dan ada perputaran ekonomi yang signifikan,” paparnya.
Menariknya, peserta tidak dipungut biaya pendaftaran, kecuali asuransi keselamatan jiwa yang ditanggung masing-masing peserta. Panitia juga menyediakan konsumsi, sementara sponsor turut memberikan doorprize dan voucher makan, termasuk 10 voucher makan gratis dari rumah makan Blangkon.(adv/Diskominfo Staper Kutim)
Tulis Komentar