Pameran Miniatur Sejarah Islam Dirangkaikan Lomba Bertemakan Nuansa ReligiusPeserta Pelajar TK SD Umum Sampai Dengan Kalangan Umi - Umi Muslimah

$rows[judul] Keterangan Gambar : Pameran sejarah peradaban Islam dirangkaikan banyak jenis lomba Islami

Makineksis.com, KUTAI TIMUR - "Barakallah" Insya Allah, warga Kabupaten  Kutai Timur patut berbangga memiliki kepala daerah yang didarahnya mengalir tokoh cendikiawan, seorang ustadz
Setiap perhelatan nuansa - nuansa hari besar Islami, panitia kegiatan  tak perlu bersusah payah mendatangkan penceramah, terlebih apabila orang nomor satunya di Pemkab Kutim dikondisikan jadwalnya oleh protokol humas Pemkab Kutim, untuk menghadiri sekaligus membukanya, permasalahan dakwah cukup di serahkan kepada bupatinya, maka si'ar dakwah tuntas tersampaikan kepada kalangan jenaah masjid maupun muslim sekalian.

Selain piawai "jago"  tausiah, ia sering dimintai jemaah masjid maupun musala atas kesediaanya menjadi imam shalat 5 waktu

Maka tak heran dirinya, mewanti-wanti kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutim, selama berlangsungnya kegiatan membawa misi pengetahuan, terutama dalam menggali agama Islam melalui peradaban sejarahnya.

Menindaklanjuti arahan Bupati Kabupaten Kutim, melalui Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disdikbud Kutim,  Padliansyah selain menggelar pameran miniatur sejarah Islam dirangkaikan dengan lomba - lomba bertemakan edukasi ilmu pendidikan Agama Islam.

"Tak kalah dengan jumlah pengunjung pameran peradaban sejarah Islam yang membeludak mulai dari ajang pembukaan sampai dengan penutupan sama antusiasnya di kalangan peserta lomba tersebut," terangnya

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kutim menguraikan dihari pertama pembukaan pameran miniatur sejarah Islam lomba yang pertama dimulai yaitu mewarnai dengan sepesifikasi pesertanya dari anak - anak TK dengan jumlah 150 murid.

"Kami ingin menyalurkan bakat dan mengasah keterampilan mereka menghasilkan karya seni mewarna,.berikutnya hari kedua dihari Senin, pelaksananya berlanjut ke lomba cerita Islam peserta lomba murid SD," kata Padliansyah, Kamis (20/11) 2025

Padliansyah mengatakan, sedangkan pada Rabunya memasuki lomba lomba hafdzi untuk umum, Kamis lomba qasidah untuk ibu-ibu, Sabtu penutupan

"Pameran juga menjadi ruang edukasi mendalam melalui seminar jejak kebudayaan islam.
seminar tersebut akan membahas wilayah-wilayah Kutai Timur yang menjadi pusat perkembangan Islam, dengan melibatkan pakar sejarah dan antropologi," bebernya.(adv/Diskominfo Staper Kutim)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)