Umroh Di Tengah Konflik Perang Dunia III Iran Israel AS Warnai Kisah Perjalanan DPRD Kutim H Kidang Dan KeluargaHidup Mati Milik Allah Swt Jikapun Wafat Karena Perang Disana Mulia Syahid Sekaligus Bahagia Berpuasa Tarawih Di Tanah Suci

$rows[judul] Keterangan Gambar : Perjalanan bersejarah ibadah umroh DPRD Kutim H Kidang dan Keluarga diwarnai pecahnya perang dunia ketiga antara Iran, Israel dan AS

Makineksis.com, Madinah  - Tersiar dari pemberitaan internasional diantaranya televisi Negara Iran setelah serangan AS dan Israel ke Teheran, media pemerintah Iran mengonfirmasi kematian Ali Khamenei.

Pasca dikabarkannya, oleh media - media internasional termasuk Iran, diketahui pemimpin negara tertinggi tersebut iAli Khamenei dinyatakan gugur secara syahid setelah kantornya atau istilahnya Istana Negara (sentra pemerintahan) pemimpin Iran habis - habisan dibombardir rudal oleh tentara - tentara zionis "Laknatullah " Israel dan Amerika Serikat, pada Sabtu (28/2) 2026.



Keterangan foto : Album perjalanan ibadah umroh DPRD Kutim, H Kidang bersama dua istrinya, Ny Hj Mursidah, Ny Hj Rusmini  dan keluarga

Akibat gugurnya pemimpin tertinggi negara Iran, maka pusat pemerintahannya termasuk pihak militer Iran didukung segenap rakyatnya berkomitmen akan membalas dendam ditandai dengan pengibaran bendera merah

Sehingga pecahlah tragedi perang dunia ke - 3 berdasarkan sumber - sumber media internasional hingga Nasional seperti Indonesia yang turut mempublish lewat pemberitaan-pemberitaan

Dampak pecah perang dunia ke - III konflik Timur Tengah antar Iran VS Israel dan Amerika, berbuntut dari pembatalan (delay)  penerbangan maskapai komersil internasional terlebih kepada umat muslim di tanah air "Indonesia"


Keterangan foto : DPRD Kutim H Kidang bahagia ibadah umrohnya bersamaan memasuki bulan suci ramadhan 

Hal ini dirasakan pula  oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Kutai Timur (Kutim), fraksi Demokrat, H Masdari Kidang SE yang memimpin rombongannya, terdiri dari kedua istri tercintanya Ny Hj Mursidah, Ny Hj Rusmini, beberapa anak - anak kandungnya dengan jumlah 13 jemaah yang bersiap melaksanakan ibadah umroh.

Berkenaan dengan itu, maka media Makineksis.com mengkonfirmasi langsung Anggota Legislatif H Kidang yang "Syukur Alhamdulillah " sudah berada dengan selamat di Madinah via percakapan ponsel WhatsApp,  Rabu (4/3) 2026  -  waktu Indonesia.

Saat diwawancarai media, H Kidang pertama-pertama, mengucapkan rasa terima kasihnya atas doa, dukungan terutama kepada masyarakat luas Kabupatennya Kutim, unsur pimpinan dewan dan seluruh rekan anggota dewan termasuk petinggi partainya Demokrat mulai tingkat nasional, provinsi, kabupaten serta perwakilan parpol lainnya juga keluarga besarnya di Bengalon, Sangatta  serta Samarinda dan Kutai Kartanegara (Kukar), Tenggarong dalam mengiringi langkahnya bersama rombongan ke tanah suci dalam menunaikan ibadah umroh.


Keterangan foto  : DPRD Kutim, H Kidang dapat merasakan shalat tarawih di Masjid Nabawi, Madinah

"Saat adanya berita pecahnya konflik peperangan Iran, Israel yang bersekutu dengan Amerika Serikat (AS), banyak juga teman - teman apakah itu unsur pimpinan DPRD, segenap anggota DPRD Kutim, keluarga yang ditinggalkan umroh, perwakilan lintas tokoh masyarakat meminta kami menunda perjalanan ibadah umroh," beber H Kidang

Menanggapi akan hal itu, H Kidang selain berpasrah diri kepada Allah Swt, juga memiliki beberapa bekal pusaka turun-temurun sebagai pegangannya selain spiritual juga mistis.

"Bukan artinya mendahului kehendak Allah Swt, dari petunjuk penerawangan, saya mendeteksi kami sekeluarga berkeyakinan Inshaallah selamat sampai tujuan Madinah untuk khusuk ibadah umroh," jelas politisi Demokrat tersebut

Awalnya ketika mendengar adanya anjuran pemerintahan Indonesia yang mengeluarkan pernyataan pembatalan penerbangan, buntut perperangan Iran vs Israel bersama AS. Dirinya bersama keluarga dihinggapi rasa "was - was" dengan penuh tanya dibenaknya, artinya jadi tidaknya memenuhi panggilan Allah Swt menunaikan  ibadah umroh.

Untuk lebih memastikan lagi, akhirnya  H Kidang mengontak salah satu perwakilan pihak bandara internasional King Abdulaziz International Airport (Jeddah), perwakilan pelayanan penerbangan Indonesia, kebetulan pernah mengurusi keberangkatannya disaat naik haji pada tahun sebelumnya.

"Menurut penjelasan pihak bandara Jeddah, maskapai yang diperbolehkan melintas mengantarkan
jemaah umroh kloter Indonesia hanya dua pesawat yakni Garuda Indonesia dan Lion Air. Karena kedua pesawat itu tidak transit di Qatar serta jalur perlintasanya tidak mengudara di kawasan rawan konflik yang dimaksud," kata H Kidang.


Keterangan foto : Berada di Madinah tunaikan umroh DPRD Kutim H Kidang banyak menghabiskan waktu beribadah dengan khusuk 

H Kidang menegaskan, sebanyak 10 maskapai saat itu, (seingatnya) ditunda keberangkatan karena melalui rute transit. Hal ini dikarenakan Qatar menjadi sasaran tembakan roket maupun rudal berdasarkan informasi yang didapatkan

Apapun kondisi, medan dibawah pertempuran konflik Iran - Israel - AS, tidak mematahkan apalagi menciutkan nyali seorang legislatif H Kidang bersama rombongannya

"Saya bangga, haru, bahagia perjalanan umroh kali ini, momentum bersejarah ya, jika pun terjebak dalam konflik tersebut, walau nyawa melayang itu juga salah satu si'ar jihad dan gugur secara syahid  terhormat mulia di mata Allah Swt sehingga membakar semangat kami tetap bertekad umroh," ujarnya mengisahkan

Diluar permasalahan itu, Alhamdulillahnya, H Kidang bersama keluarga umroh ditengan bulan suci ramadhan sekaligus melaksanakan puasa di tanah suci.

"Saya sempat berbuka puasa bersama dan tarawih di Masjid Nabawi Madinah, rencananya Inshaallah pada Kamis (5/3) 2026 waktu tanah air, Indonesia kami akan menginjakkan kaki ke Mekkah," tandas H Kidang.(aji/rin)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)